Showing posts with label Madah Ku. Show all posts
Showing posts with label Madah Ku. Show all posts

20.11.12

Jua kaulah insan suci wangian syurgawi..


( antara lirik yang aku suka )

Sampai bilakah kita ini, asyiknya merindu sendiri..
Ada kasih dan ada cinta, tapi terhalangnya...
Oleh insan apa.. materialistik yang menghukum cinta sebegini.....

Bebaskanlah kita ini dibelenggu dunia...

Andai hanyut bahtera, kita rela di lautan gelora..
Itulah rela kita berdua...
Hadirlah kau kasih, nyatakan cintamu doaku yang lama....

Jua kaulah insan suci, wangian syurgawi..
Pekat malam yang berlabuh, aku teguh di jiwa...
... kau tiba jua...

Ingin ku bawa mu bersama hasrat ku..
Meniti suratan agar kenal kebahagiaan..
Takdir kita kasih, tuhan menentukan..serah keimanan...
Pasti bersinar kebahagiaan...

...........................................................................................................

Uncle aku selalu karoke lagu ni tiap kali kami berkaraoke beramai-ramai, aku syak ni lagu cinta dia and makcik aku dulu-dulu.. padanlah aku dah hafal lau ni sejak darjah 3... sebab makcik aku suka pasang ulang-ulang... hahaa

Cinta uncle and makcik memang sejati, aku kagum... :')

14.11.12

Diary hati ku...

Padat masa berlalu lewat kini, sedetik jam melangkah...sesaat hari bersilang purnama.... ahh, aku tewas mengejar dunia....

Sehabis jam waktu kerja, ngam-ngam selesai semua balahana.. doa akhir tahun tersasar jua... yang tinggal, doa awal tahun... Happy new year semua!!!! Wee.....!!!*melompat

Langkah aku susun penuh longlai, penat 3 sore di kaki gunung masih bersisa lelah.... Kaki aku susun menelusur jalan dari office ke desasiswa.. Tidak lah jauh, kurang sikit dari se-kilometer ku jangkakan. Bus perkhidmatan hari ini hilang entah kemana, kalau ada pun...tawar hati aku tatap..hujung mata jer aku tengok... Mungkin dek kerana penat.. dek kerana penat badan penat otak, aku jadi penat nak buat keputusan terbaik... keputusan bangang di awal tahun, ialah memilih untuk berjalan instead of naik bus sebab bebal.. mungkin...

Percaya atau tak, sepanjang perjalanan aku berpuisi...monolog aku selalunya indah sebelum berjaya diterjemah dalam bentul lisan... kelebihan naratif spontan ni malanganya hanya buat diri sendiri, belum bersedia kayaknya dikongsikan buat semua...entah mengapa, mungkin aku harus memiliki 1 video cam... arh, duit lagi.

Cinta...ada apa dengannya.
Aku inginkan cinta, untuk disayangi...dimengerti...dilindungi..
Hidup seolah indah dengan cinta..
Cinta membawa bahagia...

Tapi lupakah aku akan derita mencinta?
Mengapa bercinta andai hati sering diluka...
Mengapa memeluk cinta andai jiwa terlara...
Mengapa memupuk rasa, andai sanubari bagaikan penjara...
Mengapa menyandari cinta, andai cinta menghempap nestapa....

Dimanakah lagi cinta yang mulia...
Wujudkan lagi cinta uda dan sang dara...
Atau aku tersiksa kerna aku bukan pencinta biasa....

Persetankanlah...
Gagalkah aku dalam menyelami cinta..
Atau romeo juliet, uda dara... ntah lagi siapa-siapa mengagung cinta..
..merekakah yang loser sebenarnya?
Atau ya...aku yang gagal menghayati cinta...
Gagal menilai cinta..

Sungguh aku tidak tega,
..pada yang memberi dan mengharapkan...
..pada yang menyanyangi dan menyalahkan...
..pada yang memiliki, lalu mengabaikan...
..pada yang mengakui, namun menghancurkan....
Sungguh lillah aku tak tega...

Benar aku curiga,
..pada saat tiada dimilik, namun harus merasakan dimiliki...
..pada saat yang tidak diwajari, namun harus merasakan wajar....
..pada saat kata-kata indah, namun berselumbar bertabur bisa...
..pada saat-saat bahagia, akhirnya disimbah air mata...
Benar aku curiga....

Namun aku tidak berputus asa,
Berharap hati ini masih punya pemiliknya...
Andai bukan kini, mungkin masanya akan tiba...
Andai saat itu tidak pernah akan wujud, mungkin cintaku di syurga.....
Ya mungkin...

Cinta ini milik ahli syurga hendaknya.... 


p/s : Sumpah puisi ilham baru tadi, yang sepanjang jalan tadi puisi dalam hati takleh dikongsi... private mungkin. :)


9.11.12

oh.. my unbreakable hearts ..


Dan yang sebenarnya..
Kita berlalu untuk melihat siapa yang akan mampir...
Kita sembunyi kerna ingin dicari-cari..
Kita menangis, untuk mengetahui siapa yang bakal menyapu air mata yang mengalir...
dan kita membiarkan hati ini hancur, 
untuk mencari siapa yang bakal hadir mencantumkan semua harapan yang telah lebur....

dan kerna sesungguhnya....
Mereka tidak akan pernah menghargai andai mereka telah memiliki..
Mereka akan lalai mencintai andai telah disayangi....
Mereka akan alpa untuk mengerti,
andai hanya kita seringkali rela untuk memahami...

dan kerna benar,
cinta hakiki adalah cinta yang tak tersakiti.

^_^


22.10.12

Belahan Jiwa?


Selamat bekerja kepada semua, selamat bekerja pada diri sendiri juga... :)
Ehem..ehem..
Semalam adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan...esok adalah impian...
Sejauh mana kita bijak mengharungi titian?
Setangkas mana kita bisa terungi halangan?
Dimanakah benteng keimanan?
Dimanakah taraf kesedaran?

Aku...manusia biasa bijak berkata-kata..
Manusia biasa sering membuat cela..
Dan aku manusia biasa, 
yang sering mencuba memperbaiki bila terleka...

Sejauh mana aku akan selalu mengingati kata-kata nasihat..
Selalukah aku peka pada yang setia bila rasa suka datang menghambat...
Sedarkah aku akan air mata yang menitis dan hati yang tersiat..

Aduhla seorang aku...
Nyata persis burung terlepas sangkar emas..
Jelas langit biru ini aku tawan hingga hampir aku lemas...
Memang hati ini tiada sekelumit rasa puas...
Syukurilah, adakah aku pantas?

Terima kasih..
Terima kasih pada yang memberi perhatian..
Terima kasih yang lemah lembut menegur tiap kekhilafan...
Terima kasih kerna tidak serik menjadikan aku sandaran...

Sandaran hati, sandaran jiwa..juga sandaran bahagia...
Terima kasih tuhan, Kau temukan aku dengannya....
Si belahan jiwa. 

(✿◠‿◠)

11.10.12

Kita dan pencipta


Kadang-kadang kita rasa sunyi tu 
bukan bermakna hati kita sunyi dari Allah, jauh dengan Allah. 
Tidak.

Sebab kita manusia biasa. Hati rasa sunyi adalah fitrah semulajadi kita.
Hati manusia mana yang tak pernah rasa sunyi?

Langsung tiada kaitan hati rasa
 sunyi dengan hilang kebergantungan pada Allah 
atau menunjukkan kita sudah lupakan Allah.

Sunyi itu kadang-kadang damai. 
Bukan seluruhnya bahagian kesunyian 
adalah meresah atau memudaratkan.

Cuma terkadang, sebenarnya..
Kita sememangnya tak punya siapa-siapa..
Kita memang sebatang kara...
Kita hanya ada diri kita..

dan Dia,
... pencipta.

26.9.12

Tergantung..



Persis 2 hati yang bertaut, tapi masih tergantung...
Kau dan aku tiada bedanya kita.

Sekukuh manakah ikatan?
Sekejap manakan simpulan...
...bisakah terlerai dek tusukkan pisau,
...mampukan menahan perit dibawah mentari...?

Atau kau dan aku, kita hanya berapungan...
Melihat indah duniawi..
Khayal dalam alunan bayu dinihari....
Membuai rasa mengalun cinta...
Berpimpinan sama, mengangankan saat bersama....

Ampuhkah rangkulan?
Mampukah selamanya bergandingan...?
...menahan ribut taufan..
...menggenggam erat simpulan...

Atau akhirnya kita,
..kelak terburai dek angin senja...
..kelak terputus dek rasa curiga....

Rebah ke bumi, terpadam segala memori....
..musnah dek rapuhnya sepasang hati.

Ingin


Aku ingin kau hadir memeluk rindu..
Agar dapat kita berkongsi kehangatan malam dalam lingkup di celah anggota...
Menyelamatkan serelung jiwa,
..yang rapuh dibisik kata dusta,
..nan lemah diuji dek benteng cinta...

Di himpit tangisan sang hujan malam,
Ada hati-hati nan melara meredam...
Ada mata nan dipaksa terkatup pejam...
Ada rasa-rasa nan mengharapkan kau datang...
Mengharapkan ketenangan berpanjangan,
Menggamit kau pulang.....

Inginkan senyuman itu dalam genggam ku..
Menamani lena malam ku..
Menghiasi lewat mimpi-mimpi ku...
Kita berdua dan kau milikku...
Kita bersama mecipta sejarah baru...



13.9.11

Bidadari virtual ku..

Sering saat, detik ini.. aku sudah mulai lena dalam dakapan sang bidadari kayangan.. Yang sering hadir menghiasi mimpi indah malam aku yang keseorangan.. tapi malam ini, bidadari itu tiada kunjung tiba lagi, lantas membiarkan aku kesepian menjenguk-jenguk di luar jendela. Menantikan bayangnya.....

Sering detik, saat ini aku sudah mengucapkan selamat tidur buat dia.. dan telah aku pinta sebuah ciuman tanda kasih mesra... Tapi malam ini aku tiada siapa-siapa.. apakah bidadari itu akan tiba-tiba muncul di jendela?

Apakah jalan ke jendela telah tiada di matanya?
Apakah buian mimpi telah mengulitnya sehingga lena..
Atau aku, telah dilupainya...

Selamat malam wahai sang bidadari...
Kan ku menantimu sepanjang malam ini berlalu.....
sehingga terbit mentari memadam setiap nafas rindu...

:')

11.5.11

Jika.





Kalau kamu cinta.... Segalanya ialah yang ke-2...

Andai kamu sayang.... Kepahitan takkan berulang...

Jika kamu rindu.... Tataplah rias akhir wajahku...

Dan bila kamu jemu... Aku akan tetap menunggu..

- Posted using BlogPress from my iPhone

5.5.11

Mungkin, semuanya sudah menemui titik selesa. Dah terlihat langkah jalannya makin mendabik dada..

Tapi bagi yang terlalu terlepas keatas jangkau angannya, masih berteleku menahan badai siksa...

Terkadang, berasa terlalu asing di ruanglingkup ini...
Terasa hina dina redup mata keatas diri...
Terkilas, sang sinis mengukir senyum di bibir....

Namun, kotak hati kerikil ini aku tadah buat perisai..
Mengutip sisa kekuatan yang tercicir di lorong cahaya..
Merempuh arus melawan hala..

Percaya disana punya ruang buat penyebarkan hasrat..
Yakin disana mungkin titik akhir perjuangan maha hebat..

Dan saat detik yang terbilang..
Titis sendu yang terbuang..
Peluh jerih yang ditatang...

Pasti ada hikmah bukan kepalang....
Ada qada' qadar tuhan yang maha penyayang......




- Posted using BlogPress from my iPhone

2.5.11

KamuAkuKamu.

Kamu..

Hati ini ada rasa rindu..
Rindu kepadamu...

Kamu..
Malam ini aku menunggu..
Kau datang menyeri indah kamar ku..

Seperti yang selalu..
Yang berlalu..
Yang seperti itu..

...............

30.3.11

Sateen Silk.





Kalau saya bertudung, saya nak pakai tudung macam ni...

Kak iati beli di blog, saya pinjam aje....

:) Terima kasih untuk hari yang indah...

Terimakasih kepada cuaca yang damai...

Kedinginan air hujan yang pantas menyiram hangatnya hati...

Lembut bayu yang menghembus lalu bibit keruntunan jiwa...

Senyuman yang terulas dari hati yang ikhlas...

^____^' terimakasih semua..


- Posted using BlogPress from my iPhone

21.3.11

Melihat Hujan, merasakanNYA.

Bila kita melihat hujan sambil mengaguminya...beerti kita sedang memuji kebesaran tuhan kerna DIA lah pencipta sekalian alam...

Itu salah satu tuntutanNYa terhadap kita hambanya...

Tapi, pabila kita tak henti mengomel itu ini dan tak henti berasa tidak cukup itu dan ini...Beerti kita tidak bersyukur, dan kita tak'bur....

Tuhan tidak akan merahmati kita..

.................................................................................................................

Di lembayungan jingga sinar sang suria, aku ingin menitip kata buat ingatan aku dan semua..

Betapa indahnya dunia, bila kita tahu bagaimana untuk menghargainya...
Betapa adilnya Dia, pasti kita akan disakiti andai kita menyakiti antara kita...
Betapa pemurahnya DIa, kerna kita dicipta elok paras rupa dan budi bahasa pada dasarnya...
Betapa berlimpahnya kasih-sayang DIa, kerna kita sentiasa diberi keampunan selama hayat di kandung badan terhadap kita makhluknya...

Betapa setarafnya kita semua disisiNYa, tak mengira pangkat, rupa, keturunan dan harta....


Moga aku, kau dan dia menjadi hamba sebaik-baik hamba... :')


28.1.11

Good Night to you..

" They say when you are missing someone that they are probably feeling the same, but I don't think it's possible for you to miss me as much as I'm missing you right now."

20.1.11

Selamat malam alam.

Malam ini...
Bulan enggan bersinar..bumi kelam..
Bintang mula mengintai si pungguk ..
Sambil mencuri sisa cahaya..menyuluh ke rendang yang ada..
Bermadu dua alam...
Berkasih...ikrar setia...

Hingga subuh tiba..
Matahari mengganti menyinarkan suria...


Selamat Malam Alam..



17.1.11

+_+'' Nite

Aku lemas dalam bah perasaan..
Perasaan-perasaan yang melekat di tubuh ni..
Palitan dari setiap insan yang.......
Perasaan-perasaan dari mereka yang enggan mengerti...
Mereka yang mementingkan hasrat diri...
Mereka yang tak ingin mengertikan perasaan aku ini...
Memekakkan telinga dari mendengar rintihan ini..
Membutakan mata takala tangisan menemani...


Diri ini.





1.12.10

Nyaman gempita.

Pagi ni udara nyaman luar biasa..
Mungkin dek kerana angin barat bertukar timur..
Mungkin matahari dah puas menjemur..
Mungkin kehidupan puas meratah umur....

Aku harus mencari arah menghalang noktah..
Menyiat sisik melankolia yang mampat menampal jiwa..
Harus mendongak pakai mata berkornea..
Bukan pandangan samar dengan hasutan di telinga...
bukan....

Andai senyuman dah tak mampu semudah biasa...
Pipi dah tak segebu sediakala..
Sekurangnya minda tepu dek ranjau dunia..
Hati dah kebal dek jolokkan nikmat sementara...
Diri bersedia bertempur di medan selera..
Bukan..bukan medan selera,
medan dewasa....

Medan propaganda..
Medan ideology beracuankan serakah..
Medan kecantikkan dalaman dah disia-sia..
Medan intelektual diagung...
Medan spiritual dicanggung....

Medan ape lagi..
Apaa..apee..

+__+

24.11.10

Pstt!!!

Pstt!!!
.....................
Seketika aku membelai mesranya titisan yang hiba...
Memeluk setulus hati perasaan yang menderita....
Membisikkan kata-kata hikmah..
Membujuk jiwa lara....
Terdengar olehku akan suara-suara yang memanggil..
Rintihan yang menyahut...
Tangisan yang tersedu...
Lalu, firasat ini terus buntu mentafsir madah...
Kelu bicara tiada terluah..
Kaku langkah anggota menjejak arah...
Hujan terus menggoncangkan rasa...
Hujan terus menjerut segenap pancaindera..
Memaksa jemari mencipta melankola..
Yang tiada pernah terhenti ...tiada noktah...
Perginya pasrah..
Hadirnya lumrah..



pEaCe!!

21.10.10

Suara Pantai Asens..

Hidup sukar di duga penghujungnya serupa apa..yang aku mampu lakukan, hanya mengutip ciciran ilmu di sepanjang jalan dan membaiki kesilapan di setiap kekhilafan...melalui itu, segalanya akan menjadi lebih indah di kehadapan...justeru memadam tiap noda hitam di kebelakangan..

Hari tu..aku berjalan ke Pantai Asens untuk mengutip cengkerang...hobi kebiasaan...
Aku disajikan dengan santapan mata yang indah...
Kita bisa ketemu kehidupan yang seolah mati...nafas yang benar-benar terhenti atau mungkin jasad yang angkuh bernari ...lalu apakah tidak berasa sekelumit sesal akan dalam hati? Bermain opera tanpa hanti..di sepanjang hidupan insani.....

Dunia yang setia melayan karenah manusiawi...sama seperti pohon tua yang berabad usianya...makin ia membongkok ke bumi...makin ia kehilangan seri....

Kehadiran kembangan flora dan fauna yang menyeri alam...



Menatapnya memberi tenang di hati...gemalai di jiwa...tenteram di perasaan...hadirnya menceriakan si kumbang yang selalu sunyi dan ingin di hiburkan...
Perjalanan menjadi indah dengan tamparan bayu..sambutan mesra pohonan nyiur...
Merungkai misteri di segenap lorong yang menyembunyikan....
...sebuah kehidupan pada mata air....
Pada deruman ombak yang memukul ..dan setianya pasir yang tak bisa merubah pantai...
Lalu terpana pada kekuasaanNYA...alangkah kerdilnya kita...
....pada lebarnya samudera....
...juga pada uniknya ciptaanya....
ajaib..
mengagumkan..
memukau rasa..
hingga mata terkesima..
dalam mentafsir suratan tiap segala ketentuanya....
...yang tersirat sejuta rahsia...
....pada yang berilmu saja yang mampu memikirkanya....
..pada yang hanyut akan terus mengutuknya...
.
....yang membutakan matanya..memekakkan telinga...
Lalu..
....ayuh kita melangkah menelusuri denai misteri sebuah kehidupan bernama dunia...mungkin disana kita bisa ketemu apa hikmahnya air mata..apa padahnya sempurna...

http://emo.huhiho.com
Lurve you!
sIRI ulangan tak jemu....
^__^

15.10.10

Sejenak menginsafi..

Andaikata kejadian ini menimpa saudara aku malah jika menimpa aku sendiri, aku pasti kehilangan akal dan kebuntuan fikiran..


Memandang tangisan ibu dan bapa...jiran tetangga yang disayangi... Mereka berpelukkan sambil berkongsi kepedihan hidup....
Apalah nasib kita...
Air menenggelamkan setiap sesuatu...

Membantutkan perjalanan aku... Menggamit persoalan dari bibir si kecil ku :
Papa...mama..apakah ini?

Si Comel yang kesejukkan dalam kekeliruan....
Dimanakah ibuku? Aku lapar..dimana bisa perut ku dikenyangkan...
Adik ku harus bekerja keras membantu mama dan papa ku...
Rumah tenggelam..permainanya hilang..hanyut...
Aih...alangkah indah jika punya mainan dulu...

Si bapa yang kebuntuan membayangkan bagaimana harus meneruskan hidup..
Bagaimana harus mulai dari kosong..
Bagaimana harus mengisi perut anak isteri...
Pernah kah kita membayangi itu...
Harta benda hancur sekelip mata..
Bencana memamah segala tidak mengira siapa..
Wang simpanan dilabur kini menjadi sia-sia ...

Bagaimanakah di masa hadapan..
Mahu lagikah aku maju di depan melihat segala macam lagi kerosakkan?
Melihat air mata yang pasrah...raut yang kecewa...masa depan yang kian musnah..


Sempatkah berlebaran nanti..
Bagaimana persekolahan...bagaimana pakaian..bagaimana makan..?
Bagaimana harus kembali temteram?

Wang mana harus aku kumpul untuk memperbaiki..
Sumber mana bakal aku terima untuk berdiri...
Apakah masih punya hati yang ikhlas bersimpati?


...'' ...segalanya punya hikmah...''...




HOW CAN I HELP?
* I have money – You can channel your donation to us and this will be handed over to the victims of flood. Individual or non-organization can also channel their contributions to us.

* I have stuff – You can drop your stuff (non-perishable items) at designated venue (Andy Siti’s office next to BSN USM). These stuff will be sold/auctioned on the day of Jamboree Sale on 26/27 October 2010. All profits go the the victims of flood.

* I have time – You can sign up to volunteer with us. We will need help sorting and processing donations or stuff for the auction on the day of Jamboree Sale. Please send us an email if you are interested.

* I have the talent – You can sign up to ‘donate’ your talent i.e by baking cupcakes, designing articles, making cards etc and they can be sold as donation on the day of Jamboree Sale.

* I have the Internet – You can help by joining us at Facebook and also by spreading this word around.


Aku Youjie : Yang menjalankan tanggungjawab sosial... :)