Showing posts with label Puisi Ku. Show all posts
Showing posts with label Puisi Ku. Show all posts

12.2.13

Menebar wangian syurga...


Aku ingin menjadi kuntuman bunga, tinggi di atas tak tergapai dek tangan...
Melebarkan wangian ke serata alam,
menanti dipetik arjuna buat sematan di hati nan rawan...

Ingin menghiasi alam maya, dunia realistika..
Menjadi penguntum senyuman wajah-wajah kesayangan semua..
Menjadi pendamba anak kecil di belantara..

Aku ingin seri ini sentiasa bewarna,
bukan niat hati ingin dipuja-puja...
malah enggan aku di domba-domba sesiapa...
Mekar ku biarlah terlindung dek mata,
biarlah tersentuh dek kesuma...
bertahta di qalbu..
tak akan pernah lesu.

Mewangi haruman syurga loka..
Menutup debu..
dengan kelopak penuh syahdu..
Mencicip bahagia,
pada yang sudi menamani setia..
Merela kepergian,
mendoa kesejahteraan...

Kau aku dan dia...
Dunia hanya sementara.

......


27.1.13

Aku Ini..

Hati ini,
ada bisik berirama..
ada tangis bermelankolia..
Hanyalah sekadar rasa-rasa..
Sementara.

Perasaan ini,
ada dia yang ku cinta..
ada kau yang aku rela..
Hanya sekadar detik-detik jiwa..
Insan biasa.

Jiwa ini,
ada ombak mengalun hebat..
ada jurang mengusur lebat.
Sekadar bergolak melonjak..
Berasak.

Cinta ini,
ada penghuni tegarnya..
ada penyaman tenangnya..
Bukan sekadar pendamping di dunia..
Yang Esa.

:)

19.1.13

Pelangi Senja ll

Dalam kesamaran cinta,
bertemankan senyum, tawa dan air mata...
bersaksikan anjakkan purnama, pertukaran aksara...
ternyata kau tidak pernah ada.
jelas...hanya mainan bisikkan duka.

Mencintai apa adanya,
menemani tiap hari bertemu senja..
mata ku pejam buat ubati lara,
hati ku yakin...
Dialah orangnya....
Sang pelangi senja....

Di hadapan ini kelam tiada rona, 
bersisa di minda sekadar bayangan semata..
hari ditempuh dilata..
malam dipadam tirai maya..

Remuk sekeping hati,
hancur di birai impian...

Sesekali dalam impian,
khayalan bergabung kenyataan...
Sesekali dalam hasrat perasaan,
dongeng cinta ini berkehujungan....

Terjaga dari mimpi lena,
terlihat senja nan bersemayam...
pelangi indah tesergam..

Dek malam nan berinjak datang,
menggelapkan tarian keindahan....

Bergantikan purnama indah nian...

19.01.2013
07:42 PM


Ku bermimpi engkau kembali, 
wajah tenang kau berkata ...
''..sayangaku cinta..''
Namun kita takkan bersama, 
dikau pergi takkan kembali...
Sesal, ku kecewa...

Wahai sang pelangi indah, 
..yang muncul seketika, 
..sayangnya tak kulihat...
..dan kini tiada.....

( Sambungan Pelangi Senja l )

9.10.12

Duhai hati...jiwa..

Duhai hati...
..kapan kau bisa berhenti menyakiti,
..sampai bila harus menyakiti diri...
..membinasa tubuh,
..hingga rebah dan jatuh..
..merobek perasaan,
..hingga rasa dihumban...

Duhai hati...
..pergilah duka, pergilah sepi..
..apakah masih tersisa sejarah nan ngeri..
..bertempiaran meracau memori..
..mencungkil nanah duri,
Meninggalkan pedih tidak terperi...

Duhai jiwa...
..Usirkanlah lara nestapa..
..Halau pergi segala duka..
Kerna yang ku inginkan hanya bahagia,
..yang ku idam hanya setitis gembira...
..yang ku cari ternyata masih kabur segala...
..yang ku temu, hanya air mata ...

Mengapa......?

Duhai jiwa...
Hapuskan melankolia,
Yang ku ingin bukan dunia..
Yang ku sandarkan bersisa percaya...
Yang ku angankan hanya syurga....

Duhai jiwa...
Kembalikanlah rawan nan sirna,
Yang ku ingin hanyalah Dia...
Yan ku yakin sentiasa ada...
Ku sedar Dia, mahakarya cinta...

Dan ku akui,
..jalanan ini berlopak nista..
..berkudis dosa...
..berlubuk fana....
..bertopengkan syurga...

..ayuh, pimpinilah sekeping hati nan buta....

- Desasiswa Aman Damai Blok K05/218B.

13.7.12

Medan ini milik siapa..

Ku gagahi kaki, melangkah ke medan ini..
Lalu ku ketemu sang pelangi, ku sangka dia bakalan menjadi penyeri..
Aku menari dan dia menemani,
aku bernyanyi..dia mengiringi...
Pabila aku tertawa, ku melihat dia pula menguntum senyum..
Lalu aku berasa bahagia, kena aku sangka dia gembira......

Tidak terdetik aku membawa duka buat dia..
Sangka diri ini mampu menggamit bahagia,
sangka hadir ini bakalan mengusir sang derita..
atau mungkin sekadar menjadi penawar racun berbisa..
...mungkin penyejuk jiwa...
..atau mungkin teman sandaran nestapa...

Nmun hadir aku memadam warnanya dia,
sang pelangi kini sugul tiada bewarna..
sang pelangi kini hilang serinya...
hilang...terlindung dek pancaran suria..

Tertunduk aku mengenang segala..
Terduduk, sedari aku bukan siapa-siapa...
Termanggu aku, ini bukan keindahan cinta...
Terfikir aku, harus melangkah pergi meninggalkan tiap lukanya..

Sangka ku hadir ini bakalan mengusir sang derita...
..atau mungkin penyejuk jiwa....
rupanya aku hanya pemberi siksa...
..mungkin aku bukan siapa-siapa...
..mungkin layaknya aku sekadar teman persinggahanya dia...
..mungkin ini beerti aku harus sendirian cuma....

Menafikan bahagia..
Mencari siapakah diri sebenarnya..
Meninggalkan segala nostalgia..
Melihat dia kembali bahagia...

Kerna medan ini bukan lagi milik aku dan dia..







7.1.12

Terbang ku ke bulan ..

Aku terlantar pada dada rembulan,
mata ku pejamkan memaksa..
sedang dalam diri tak kunjung berhenti dari bicara...

Aku rindu dia....
Mengapa suara itu sering menghantui jiwa?
Tidakkah ini sejenis aniaya?

Sinar bintang tak seindah biasa,
perit cahaya menikam renungan pancaindera..
seolah mengerti ada jiwa tersiksa..
ada batin mengilai tawa..
ada hati berduka nestapa..

Ingin saja tubuh ku rebahkan kembali kedunia,
yang serba serbi fana hina siksa..
biar berkecai jantung ke tasik neraka,
kerna dia tubuh terlara terdera..
kerna dia perasaan bermaharajalela..
nafsu nan selalu peroleh tahta...

Ingin pula aku terbang ka angkasaraya..
Bernyanyikan lagu-lagu cinta kita..
Dapat ku merengkuh lazatnya ucapan rasa..
Dapat ku menggetarkan nikmat renungan matanya..
Merakam haruman tubuh mu sayng arjuna..

Duhai penyiksa jiwa..
Lepaskanlah aku dari sengsara...
Bebaskan aku dari cengkaman perasaan yang sia-sia...

Izinkan aku pergi dengan rela..
Restui aku mencari bahagia..

Bertemu kita,
bersama cinta di dalam syurga....

Jika kau tidak mempercayainya,
jangan cinta aku kau duga..

30.12.11

Malam Kita

Di hamparan ini,
Aku mengusik hati bertanyakan sepi,
mengapa kau masih disini?
mengapa belum kau pergi?
mengapa membelenggu diri?

Pada hujung sayap malam aku termenung,
aku berdiri..
Menatap langit yang setia di sisi..
Yang tak penah meninggalkan aku sendiri..
Bertanyakan mengapa dia masih setia ?
dan mengapa dia tega melihat ku terluka?
bertanyakan dimanakah si pungguk yang selalu dia puja...

Membujuk rasa,
lantas ku biarkan tiupan bayu membelai sukma..
ku pejamkan segenap suasana,
dan ke redhai tubuh dijamah gang gelita..
ke pujuk hati biar terus merelakanya...
ku pujuk bibir agar selalu tersenyum gembira...


ku pujuk...

lantas ku peluk....
Sedang hati memasang doa..
Bahagiakanlah segenap rasa..
Bentangkan permaidani seindah syurga..
Buat kite selalu dapat bersama..
Buat kau dan aku dan dia dan mereka turut merasa..
Akan keindahan malam kita..

Keindahan yang merdeka..


19.12.11

Cermin

Memandang cermin dan menangis,
tangisan itu ada apa dan untuk siapa..
Apa ia benar nyata atau sekadar dusta.

Melihat cermin dan terpandang dia,
sesusuk jasad seolah tiada bernyawa..
Apakah isi hatinya?
Apakah kehendak dia?
Apakah ia gembira...

Melihat cermin, merenung matanya,
terbias cahaya dek linangan air mata..
Dimanakah celanya dia,
Apa lagi kekurangan dia,
Lalu mengapa hati berlindung gerhana...
Menanti gelita barzakh,
Memandang kegelapan dunia..

Melihat cermin, menyentuh dia,
terasa jemari miliknya...
dingin..kaku dan rata sahaya,
itu bukan dia..
Itu hanyalah serpihan cermin ciptaan manusia.

Dalam itu dia..
Dalam itu aku..
Aku di dalam cermin itu..

9.12.11

Belum puas ku bercumbu..

Tunggu sekejap wahai kasih....
Kerana hujan..masih renyai...
Tunggu sekejap...
Dalam pelukkan asmara ku....

Jangan bimbang..
Walaupun siang akan menjelma...
Malam ini,
belum puas ku bercumbu dengan kanda....

Tunggu sekejap...
Wahai kasih...
Tunggulah sampai hujan pergi..
Mari ku dendang...
Jangan mengenang orang jauh...

Jangan pulang...
Jangan tinggalkan daku seorang...





Malam ni hujan turun renyai-renyai....
Hati terasa sayu mengenangkan mereka yang aku sayang jauh dimata...

Kadang-kadang, keadaan tidak memungkinkan kita bersama..
Tapi di hati, kita takkan pernah terpisah...
Selalunya, waktu..jarak..keadaan dan tuntutan,
terlalu mencemburui kita untuk tetap berdua...
Namun....selagi terikat erat tali kasih dan sayang...

Lautan api sekalipun,
takkan menghapuskan cinta...
Garisan benua sekalipun,
takkan mampu mengaburi perasaan sayang...
Malah tajamnya sang belati,
takkan berjaya menghiris perasaan kasih...



Tunggu sekejap...
Tunggu.....

:)

6.12.11

Tuhan Cinta

Penuh siksa,
aku menutup mata..
Menekup pandangan ke dunia..


Namun


renungan itu,
Buatku yakin ada cinta..
Hati berkalis air mata,
Jiwa seputih syurga,
Berkilau bak suasa...
Mengalir lembut...

Mata terpana,
lantar tertitip doa..


Tuhan...peliharalah aku,
dari tersembah pada sumur noda..
Terkutuk aku,
jika khilaf pada godanya..


Tuhan...andailah aku bisa,
Lebih adil pada cinta kau..
..dan dia..


Aku bukan sempurna,
penuh calitan dosa...

Aku pun selalu berharap,
miliki kau lebih dari dia ..


Namun aku bukan sempurna....
Seperti yang aku selalu kata....
..yang kamu sangka..

2.12.11

Dari draft September 16, 2010


Warkah buat seorang gadis.

Jangan aku kau cintakan,
Aku hanya seorang teman,
Layani aku persis seorang rakan,
Anggaplah aku pemberi senyuman,
Aku hanya taulan...
Aku normal seorang insan..

Jangan jua aku selalu kau dambakan,
Biarkan aku berlalu,
Izinkan aku menjadi aku,
Kembalikan aku yan dulu,
Aku yang tak perlu memikirkan hati ini..
Hati itu...

Jangan aku kau anggap kekasih,
Kerna aku tak mampu berbagi kasih,
aku jua bukan untuk kau anggap kekasih,
kerna aku tak ingin kau bersedih...
Walau ku tahu kau tetap akan merasa pedih...

Cintailah diri...

Hargailah yang menghargai,
Hormati kehendak hati,
Berhenti menghukum perasaan sendiri..
Berhenti bermain dengan perasaan benci..

Yang berseni..
Dan berhati murni....

Masih ramai yang menyayangi,
Izinkan hati kau dimiliki,
Berpijaklah di daa bumi..
Kembalilah dari ilusi....

Kuatkan iman di hati,
Pasti wujud penawar setelah terguris belati...

Tapi bukan aku,
pasti bukan aku....


:)

30.11.11

Bibir seksi ku???

Dapat aku rasakan..
Aku berada di tengah-tengah bukit yang tinggi...
Ada awan gelap berarak mengelilingi...
Tenggelam pula seenap mentari...
Aku lihat kabus hitam melewati, Melawati?
Ke kanan kejap...ke kiri kemudian...ke kenan....
Aku amati...aku perhati...
Ya..bencana bakal terjadi..
Lalu aku berlari...

Lalu...
Aku terserempak sang merpati..
Lantas hati pingin terbang jauh ke langit tinggi..
Pingin merengkuh udara pagi..
Di neeri asing,
tak siapa mengenali diri...

Disitu...
Aku bebas menjadi ini dan itu...
Bebas meneroka dunia baru..
Bebas menerjah lautan membiru...
Menongkah awan..yang juga biru...
Bebas aku berkanta mata biru...
Aik?

Then, ( lebih kasual )
Ok...aku juga bebas speaking haru-biru..

Aku ingin memetik bintang dengan jari kaki..
Dimana kau bersama ku..
Kita bermain terajan-terajang kaki...
Aku tolak kepala kau,
kau smackdown pinggang aku...
Aduh...suasana buat kau dan aku terdiam terkaku...
Ohh...sudah lelap dia,
permata hatiku......

Impian ini bukan hanya satu...
List dia beribu batu,
nak jadi itu nak jadi ini..
Buat itu, buat ini..
Cuba itu cuba ini...
Dapat itu...
Dapat ini...

Aku menunggu,
Saat tiba buat aku..
Bilamasa kejayaan hadir menyapa ku..
Bilamasa senyum terindah terukir,
pasa 2 ulas bibir kesayanganku...
Dan bibir kamu...
Jua bibir seksi ku....

Jap..jap...

Apakah '..dan bibir seksi ku...'???



Haktuih!!!

Puisi Pantas Pendek 2010

Buang Sang Asthmara..

Bertanya ku pada hati..
Mengapa tercipta persinggahan ini...
Mengapa hadir kau menanti...
Sedang aku di layaran sepi...
Kini air mata bukan lagi teman disisi...
Usikkan mu menyeri sanubari...
Senyuman kini menghiasi pipi....
Taman langit bukan lagi fantasi...

Bertanya ku pada dia..
Mengapa keindahan begini tercipta...
Sedang kau dan aku dua alam berbeza...
Kaca di lautan, tersilau dek mentari senja..
Mengaburi pancaindera...
Tercipta butiran pepasir kenangan kita...
Nan mustahil terpatri di alam nyata..
Mungkinkah cinta ini senipis maya...

Bertanya aku pada cinta..
Dimanakah nilai setia...
Di manakah tanda kekal selamanya...
Mengapakah bertemu untuk sementara....
Kerna esok atau lusa...
Cinta ini akan pergi jua...

- Post by Youjie -

SUNDAY, DECEMBER 5, 2010

0700AM

28.11.11

Bisikkan doa..


Kepada mu tuhan, izinkan aku memanjat doa dan kifarah...
Ikhlas dari sudut hati..
Aku inginkan cahayaMu..
HambaMu yang hina ini ingin berjalan di landasanMu...
Hamba mu yang selalu alpa ini inginkan perhatianMu....

Hamba memohon agar diriMu selalu disisi...
Terkadang hati yang kosong melayang mencari..
Hati yang kontang rebah ke ufuk penjuru bumi...
Yang hitam pekat bergelumang najis basi..
Yang gelita..buta dan kabur ....
Yang melimpah yang bertabur....
Tiada berpenghujung seolahnya langkah yang diatur...

KepadaMu tuhan aku memohon...
Menyuci hati menyuci diri..
Menghindar hasad mengkis benci..
Mewangi segenap nuraini..
Yang selama ini lompang sepi...
Selama ini layaknya dicaci...

KepadaMu ku mohon kekuatan..
KepadaMu ku panjatkan angan-angan...
KepadaMu ku berserah segala ketentuan....

Kerna Kau maha pemurah..
Pengasih..
Penyayang...
dan maha mengetahui....

Segala yang baik dan segala yang tersembunyi.....



Dan dekati aku dengan mereka yang ikhlas....
Jauhi aku dengan mereka yang tiada belas.....



GudNite.

9.11.11

Bidadari..

Siapakah aku dihati mu..
Jujurlah kau pada ku..
Bagiku kau lautan biru,
tenang tak berterumbu...
Hamparan luas pendakap pilu...

Apakah aku pada mu...
Sedarkanlah aku kenyataan itu...
Hadir mu mengkhayali ku..
Pergi mu meninggalkan rindu..
Jawablah kau, ku menunggu...




-Katil Desasiswa Aman
-Pinkish f.o.s boxer
-Black MNG tankTop

1.11.11

11.11.2011 ( Kuliah Advance Theory Of communication )

Aku terduduk...
termanggu...
memerhati kala menahan sipu....
mata yang mengerdip menadah suara yang tak terucap...
dan bibir yang tertutup,
memaksa hati mengomong sendiri...

Dan aku melihat wajah-wajah yang menggalas cita-cita,
memenuhi ruang bilik ini...
aku merasa beban-beban usaha yang mereka usaha,
sepanjang jalan menuji ke sini...
aku mampu merasa getar kecekalan hati mereka,
melalui suara lantang disepanjang persembahan mereka...
aku melihat garisan perih dari wajah mereka,
melintasi setiap senyuman yang terukir...

aku merasakan semua..

Disebalik tenungan yang kabur,
di intaian kamar hati yang makin melebur..
di juraian tirai kelam yang terburai...
dan di sekitar danir lembah yang kontang menunggu barai....

31.10.11

i cry..

Susah..

:(

Help me....im lost in space right now..

i can't do this yes i can't i can't....

slow me ..

lame me...

:'( what can i do...

Stupid me....

12.9.11

Mengapa..



Mengapa hidup ini terlalu sukar...

sudah aku persediakan kelengkapan namun dugaan yang tak kunjung hilang tetap terus mendatang...

telah aku cuba menjadi kebal namun air mata ini tak pernah berhenti berlinang....


Mengapa hidup aku terlalu sukar...

Indah dimata tak semudah nyata...

Manis di senyuman, menyembunyikan pahit yang ditelan..

Petah di tuturan, menyimpul mati tiap simpulan..


Mengapa terlalu banyak dugaan...

Izinkan aku untuk bernafas tenang walau sesaat,

namun kebahagiaan yang sempat dinikmat tak pernah kekal disemat...


Mengapa....

4.3.11

Kegelapan.....

Buat Sang bidadari ....


Ingin ku titiskan kata rindu pada yang takkan mengerti,
merayu gumpalan gemawan angan...
Berarak mendung di kotak ingatan..
Terbias...menjadi rintik hujan...
Menyatu...dalam kelopak di pinggiran...
Pinggiran jalan...
Hampa ku semai di pesisir samudera terbentang..
Mencarik nota cinta..kasih dan sayang...
Di celah butiran pasir pantai..
Berlindungkan jiwa sekeras kerikil..
Sembunyi tiap kesakitan menghentak..
Di hati yang sering memberontak...
Mengagumi kasarnya sang ombak..
Merenung pada bintang malap..
Menggamit sirna pada kerdipan kejora...
Menggapai sendu berlagu pilu.....
Nan memelukku sedingin salju...
Mengecup rindu nan satu...
Merindui saat bersama mu....

28.1.11

Snowy.

Dia bukan milik ku....
Setiap kali menatap gambar itu,
fikiran melayang mencari helah buat menipu..
Menipu...
Menipu bahawa aku tak perlu dia di sisi ku...
Selalu aku impikan,
Dia di pangkuan..
Hati pasti tak keruan..
Jiwa mustahil bisa ketenteraman...
Kerna sebenarnya,
aku penasaran....
Ahh..buangkan setiap angan..
Tepis semua harapan...
Dia pasti milik seseorang..
Seseorang yang selayaknya..
Seseorang yang menyayanginya...
Di takdirkan memeliharanya...
Tapi mengapa aku kangen...

Kamu sangat comel sayang,,,
Kamu sangat bersih...persis salju....
Moga kamu baik-baik aja...dan aku pasti gembira.. :')