30.7.11

sekelumit bicara dari hati..

Andai waktu dapat di putarkan, mungkin langit tak semendung kini.. dan bulan tak semalap semalam dari pandangan .. Mengapa perjalanan yang diatur Sang Takdir terlalu berliku, di tepian dipenuhi duri..di hadapan badai menanti, di belakang gaung berapi.. Mungkinkah jalan yang aku pilih ini sebenarnya kesilapan paling besar yang disamarkan dengan tarian indah gemersik yang mengaburi mata menutup rapi khilaf sekhilaf khilaf arah tuju diri..

4tahun lalu, mungkin aku sebenarnya tidak wajar memeperjuangkan hasrat mencintai ilmu.. mungkin aku selayaknya merelakan diri untuk terus memilih jalan itu, jalan dimana aku lebih layak berada disana yang bakal mengubah nasibku dan semua disekelilingku kini.. jalan dimana aku tidak memecahbelahkan semua.. jalan dimana senyuman akan terus terukir di bibir mereka... jalan yang mampu buat mereka ketawa... dan aku pasti bisa turut serta tertawa atas kegembiraan mereka, biar impian tersemadi kemas di lubuk hati... Apalah ada pada kemahuan diri, mereka gembira..aku pasti mampu merasakan basahnya titisan bahagia..

Tapi semua sudah berlalu.....

Aku mengabaikan semua demi memilih ilmu, telah aku tanam hasrat ingin kembali kepada mereka setelah segalanya sempurna di genggaman kemas ku. Di saat itu yang selalu aku impikan, aku melihat segalanya masih seperti sediakala.. masih bersama dan tiada cela.. Akan aku taburkan intan emas dan permata malah jiwa ini sendiri bisa ku korbankan andai itu dapat memberi kepuasan di hati mereka..

Tapi itu sudah terlalu mustahil saat ini....

Di kejauhan yang tak tergapai jemari ini, aku melihat keruntuhan demi keruntuhan.. kerosakkan yang parah.. barah yang kian menular.. bahang kebencian melata-lata di atas perasaan dendam tak bertepi... Kekecewaan yang menjadi irama hati, lantas mencantas kaki ini untuk terus berdiri... Bagaimana aku harus bisa menapak kesitu lagi.....?

Makin hanyut ...

Dalam hati ini, punya kecintaan dan kasih sayang yang mekar mewangi.. ingin kutitip buat hantaran di hujung hari, buat mereka yang sering aku kasihi dihati, yang sering aku mengharapkan menanti aku kembali.....

Tapi aku melihat benci..

Dan kaki ini, berulang berpijak di tapak sama..berulang pergi dan kembali mencari haluan yang pasti.... setelah aku pergi, sebentar lagi aku kembali..setelah aku kembali, aku memilih haluan yang sebelah lagi..kemudian aku tetap kesini..dan aku hanya melihat...permandangan sebuah kehancuran yang makin memudaratkan..

Kehancuran yang dimulai dari satu 'perpisahan'.

3 comments:

izzah said...

erin.... :'( post ko ni buat aku nangis,,,sbab aku dalam kesedihan... sob sob.. :(

Youjie said...

jgn la nangis... hidup harus tabah and kuat izzah...

aku pun da tak larat nangis da...
happy2 sikit kay... be strong mcm aku ngee... :)

fani cun said...

erin..ko ni sangat budak J.. bahasa pujangga sunggoh....